Di kotak pemandian itu ada dua orang cowok yang bertelanjang bulat mandi di bawah pancuran. Kuraih sarung yang menutupi auratnya itu. Bokepindo Badannya kekar, coklat dan sehabis apel pagi tubuhnya akan mengkilat berkeringat.Kekurangannya hanya satu… bau.Aku sudah mulai menjalin komunikasi dengannya. Mata air panas sepertiini adalah anugerah bagi daerah daerah yang berada di kawasan dekat dengan gunung berapi baik aktif maupun tidak. “Sudah lama mas?” tanyanya.Belum sempat menjawab…Kudengar suara derap kuda dokar mendekat. Kenapa aku dipanggil tuan? Sepi, dan airnya tidak sekencang di ruang sebelah. Tiba-tiba tanganku ditepis.“Jangan mas… malu”“Ck.. Ini sepertinya polisi atau tentara jawa kuno.“Apa salahku?” ucapku dalam bahasa sepertinya bahasa jawa kuno. Bukan karena sentuhan dukun.Tanganku membuka kain yang menutupi kontol Sentot. Aneh malam begini ada yang naik dokar ke daerah ini.“Kisanak sebaiknya bersembunyi…” ujar si gantengMereka menyambar pakaian mereka lalu berlari meloncati tembok belakang ke arah mata air yang tak terlalu tinggi. Aku bingung dengan apa yang terjadi.Dua orang berpakaian jawa kuno




















