aku & Mariapun melakukan ritual seperti biasa dikamarku, tak berapa lama kami selesai ritual pertama terdengar bunyi bel rumahku. ia makin mendesah kuat & mempercepat genjotannya, aku mencoba memegangi badannya sebab aku merasa sedikit tak nyaman dengan enjotannya yang kasar. Bokep Jepang iapun berbaring disebelahku, sebab lelah setelah ritual bersama Maria tadi akupun tertidur sesaat.tiba2 bibirku merasakan hangat sebab sesuatu yang menyentuh lembut, aku tetap berpejam agar tak merusak situasi. aku hanya ga mau terjebak dalam hubunga yang berdasar dendam ini. aku memeluknya erat & menggenjotnya dalam posisi berdiri. aku menciumi bibirnya & sesekali memainkan lidahnya, ia sangat amatir dalam hal ini. “dia temanku diorganisasi!” jawabku santai, “kamu suka ia ya?”tanyanya lagi, “yah ga tahu juga sih, mungkin iya mungkin ngga… sudahlah mending kamu pulang aja, ntar malem aku telpon” jawabku santai.Maria tertunduk iam tanpa expresi, lalu ia menuju kamar untuk ganti baju sedangkan aku kembali keruang tamu.




















