Ketika berjalan dalam sebuah gang sempit, kulihat dari belakang sepertinya Santi. Bokep Tobrut Baru aku ingat”, jawabnya, “Mau ke mana?” sambungnya. Dia menyatakan senang kalau ngobrol denganku.“Ada yang mau mendengarkan dan mengerti sisi hitam dari jalan hidupku,” katanya.Aku sendiri mengatakan, kalau ada kesempatan untuk berhenti, maka berhentilah dari pekerjaannya dan membuka usaha atau pekerjaan yang lain.Suatu ketika aku mencarinya di hotel. Santi ya? Dulu aku punya, namun putus dan kujual,” jawabnya.Akhirnya kami berjalan ke depan menunggu Metro Mini yang ke arah Pasar Minggu. Anterin ke Pasar Minggu yuk. Aku diam dan berpikir sejenak. Setelah beberapa lama ia menghentikan aksinya dan berbaring telentang. Baru aku ingat”, jawabnya, “Mau ke mana?” sambungnya. Kok rapi sekali?” kataku. Seperti biasanya ia mengenakan celana dan bra hitam transparan sehingga apa yang ada di baliknya terlihat membayang.




















