Tapi dari tempatku berdiri, aku dapat melihat di dalam mini bus itu ada sepasang remaja berciuman. Sampai pagi?”.“Iya, demi ____ (nama partai), kami rela begadang semalaman.”“Hebat.”“Mas di sini aja, Mas. Bokep Hangat.“Bolehlah.” Kataku, setelah berpikir kalau besok aku tidak harus pagi-pagi ke kantor. Kami berdua pindah ke bangku tengah Kijangku.Aku cium kening Diana terlebih dahulu, kemudian kedua matanya, hidungnya, kedua pipinya, lalu bibirnya. Diana tersentak kaget.“Aduh Mas Ray, suara apaan tuh?”“Nggak apa-apa, sakit nggak?”“Sedikit…”“Tahan ya.., sebentar lagi masuk kok…”
Dan kurasakan lubang kemaluan Diana sudah mulai basah dan agak hangat. Diana terpejam dan kudengar nafasnya mulai agak terasa memburu, kami berdua terbenam dalam ciuman yang hangat membara. Boleh saya menumpang?” Diana berteriak kepadaku.“Kemana?”“Rumah. Dengan lagak dan gaya masing-masing mereka berpose.“Kenapa sudah ada di sini, sih? Anak ini badung juga.




















