he..” aku tersipu malu.“Oh iya Om, ini titipannya ayah hampir lupa.” ujarku sambil buru-buru menyerahkan titipan ayah pada Om Andi.“Iya, makasih ya Naya sayang..” jawab Om Andi sambil tangannya meraba pahaku lagi dari dalam rokku.“Aah.. Bokep Ojol Akhirnya orgasmeku mulai lagi. Tanganku menelusuri dadanya yang bidang dan bulu-bulunya yang lebat, kemudian mengecupnya lembut.Sementara itu tangan Om Andi juga tidak mau kalah bergerak mengelus celana dalamku dari luar, kemudian ke atas lagi dan meremas payudaraku yang sudah gatal sedari tadi.Aku melenguh agak keras dan Om Andi pun makin giat meremas-remas dadaku yang montok itu. Bagai terkena badai, tubuhku mengejang kuat dan lututku lemas sekali. ngentott.. enakk.. teruss.. Makin lama gerakannya makin cepat dan terdengar Om Andi mengerang keenakan.“Ah naya enak Naya.. Tante Mella mana Om..?” ujarku basa-basi.“Tante Mella lagi ke Bali sama teman-temannya. aah..!” orgasmeku mulai lagi.Tidak lama kemudian badanku diperosotkan ke bawah dari atas meja dan diputar menghadap ke depan meja, membelakangi Om Andi yang masih berdiri




















