aku sudah membunuh orang. Tapi aku juga horni banget. Bokep India Air mataku mengalir.“Hahaha… sip, kamu resmi jadi betina kita yang siap disembelih” katanya cengengesan. Ingin rasanya aku menggunakan kesempatan ini untuk kabur melewati pintu tersebut. Sebagai gadis biasa tentu saja aku takut, tapi setelah beberapa hari berada di sini entah kenapa aku malah ingin jadi bagian dari objek kegilaan mereka. Keren kan? Pastinya daging perempuan muda. Dia mengatakan kalau dia melakukan itu justru karena begitu mengagumi wanita. Dalam hitungan detik semuanya menjadi gelap. Aku sangat mengantuk. Berharap bantuan akan datang menolongku.“Saya ingin ke buang air kecil” ujarku lirih saat dia akan keluar.“Hmm… baiklah… ayo ikut… Saya juga tidak berniat untuk mengurung kamu selamanya di sini jika kamu bisa menjaga sikapmu” katanya.Dia lalu membawaku keluar ruangan. Sisa makanan yang ada di lambungku keluar semua karena aku yang tidak hentinya muntah-muntah.




















