Aku menjerit-jerit memohon supaya mereka berhenti, tapi sia-sia.Kulirik Stella yang sedang mendapat perlakuan sama dari Roni, Yudi, dan Kiki, bahkan Dana telah melucuti celana jins Stella dan melemparnya ke bawah kasur.Lama-kelamaan, rasa geli yang nikmat membungkus tubuhku. Semua dari kelas yang berbeda-beda.Tak lama, aku dan Stella sudah berada di antara mereka, bercanda dan ngobrol-ngobrol. Bokep Cina Tapi ditahan Roni. “Boleh dong, gue juga nyicip, Stell?” tanya Dio.Stella diam aja, aku juga tambah risih. Apalagi pundak Feri mulai ditempelkan ke pundakku, dan entah sengaja atau tidak, tangan Agam menyilang di balik punggungku, seolah hendak merangkul. Teruuss… sayang, puasin gue… Akkkhh…”Sementara pantat Agam masih bergoyang, cowok-cowok lain yang sudah telanjang bulat juga mulai berebutan menyodorkan penis mereka yang sudah tegang ke bibirku.“Gue dulu ya, Lil… nih, lu karaoke,” ujar Rio sambil menyodokkan penisnya ke dalam mulutku. Semua dari kelas yang berbeda-beda.Tak lama, aku dan Stella sudah berada di antara mereka, bercanda dan ngobrol-ngobrol. Sementara Ben masih menikmati buah dadaku,




















