Dia menganggúk sambil menggigit bibir, matanya basah kútahú dia masih takút. Saat ini Súm masih bekerja di rúmahkú, setiap 2 hari menjelang menstrúasi (datang búlannya sangat teratúr), akú púlang lebih awal úntúk berhúbúngan dengan pembantúkú, namún hampir setiap hari di pagi hari kúrang lebih púkúl 5, kemalúankú selalú dikúlúmnya saat dia mencúci di rúang cúci, pada saat itú isterikú dan anak-anakkú belúm bangún.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Akú adalah seorang ayah dari 2 orang anak lelaki yang berúsia 9 dan 4 tahún. Bokepindo Pak terús.. Pada saat dia akan memberikan padakú, tiba- tiba dia tersandúng karpet di depan sofa di mana akú dúdúk sambil membaca koran, gelas terlempar ke tempatkú, dan dia terjerembab tepat di pangkúankú, kepalanya membentúr keras kemalúankú yang hanya bersarúng tipis. úúf sakit Pak..”. Súm menghampiri pinggir tempat tidúr dan dúdúk. “Ya Pak”, jawabnya singkat sambil mengenakan pakaiannya kembali. “Akh.. Akú merasakan keringat
dinginnya múlai kelúar, ketika akú múlai membúka kancing bajúnya satú persatú, sama sekali dia




















