Karena Dina telah merasa kepalang basah dan ingin niatnya kesampaian maka ia ijinkan sang dukun melakukan persenggamaan. Dudu mempersilakan kedua wanita itu untuk duduk bersila di lantai gubuknya itu. Bokep Mom itu dan memarkirkan mobilnya di samping gubuk, sedangkan hari saat itu telah mendung dan berangin sepertinya hari akan hujan. Oleh sebab itu Dina sering merenung dan berpikir apakah selama ini ia tidak melayani kebutuhan dan kesenangan calon suaminya, namun semua itu ia rasa tidak mungkin dan sepengetahuannya ia selalu melayani dan melaksanakan kesenangan dan kesukaan calon suaminya. Bagaimanapun ia merasa berat hati untuk membawa dukun itu ke dalam kamar pribadinya. Tindakan ini dilihat Dina saat Dimas akan pergi ke luar kota untuk meninjau perusahaannya di kota lain. Tanpa ia sadari dari saat ia masuk dan bersalaman dengan Dina mata mbah dukun itu tidak henti-hentinya memandang ke arah Dina.




















