Frank tampak lebih segar setelah istirahatnya di cockpit sesiangan tadi. Sari, pramugari angkatan 24 meleburkan lamunanku, “Teh, Kopi apa susu mas ?” “heh bukan gitu nanyanya” kataku “trus?” “teh ama kopinya bener…” “Susunya?” “heh..heh….”…sahutku gebleg “dasar !”…katanya sambil senyum manis “OK, kopi instant tanpa gula…” akhirnya aku menjawabnya “Captain ?” “sssst, beliau baru ibadah !” kataku Sari mengangguk geli sambil ngeloyor bikin kopi. Bokep Korea tak tahu apa yang dilakukan dengan pinggulnya yang jelas gerakannya membuat tulang-tulangku serasa lolos sampai sunsumnya… aku melotot tak bisa teriak… dadaku sesak…. Dan lima hari tugas di Tarakan
hampir setiap malam hal yang sama terjadi namun kami melakukannya di lain hotel di kamar nomor13
sekarang kadang aku merindukan ketabahannya itu… bukan main…. Keduanya tampak indah selama perjalanan kerja lima hari ini. Dan
yang luar biasa
ana langsung bangkit dari dadaku
“nova…sudah malam…aku pulang dulu…” aku cuma melongo tapi tak mampu untuk bangkit apalagi mencegahnya….




















