Tapi resikonya sangat berat, karena kamu mesti korban harga diri dan perasaan, kataku.Nggak apaapa Mas, yang penting Mas bisa mengorbitkanku menjadi model dan pemain sinetron terkenal, jawab Nadira sungguhsungguh.Oke, sekarang kita mulai sesi pemotretan untuk sampul mediaku dulu di kolam renang ini. Bokepindo Emang keluarga dan pacarmu mendukung?, aku mencoba mengorek lebih dalam. Kok aku nelan lahar Mas sih, tapi asinasin enak gitu, katanya manja.Kemudian aku lunglai tak berdaya. Jangan ditahan, jadinya nggak baik Mas. Kalau dijamin aku mau, yang penting yang miskin (maksudnya tanpa busana) tolong untuk Mas saja, jangan dimuat di media massa dan internet, jawab Nadira.Setelah sepakat, akhirnya aku janjian pemotretan dengan Nadira di salah satu hotel di bilangan jalan Pramuka, Jakarta Timur. Begitu gunung kembarnya kuremas, Nadira langsung terpancing.Mas, ciumi gunungku dong, pinta Nadira manja.Kemudian aku melahap dua gunung yang sangat ranum dan menantangku untuk meremasremasnya.




















