Ruang ini sederhana, hanya ada tempat tidur rawat, meja dan kursi kerja dokter, kursi tunggu dan AC. Tangan kananku langsung menggerayangi payudaranya, sedang tangan kiriku membelai area wanita nya dari luar celana hitamnya. Bokeb Putri bangkit duduk dan merangkul leher ku, mencium ku, dan berkata “Enak sayang”. Aku hanya bisa bilang maaf berulang kali. “
Jari tengahku menerobos masuk ke liang vaginanya. Putri menggigit pundakku sebagai jawaban. Aku sama sekali tidak peduli dengan apa yang terjadi apabila kami ketahuan. Aku harus mencoba, batinku berkata. Desahan tertahan keluar dari mulutnya, yang memancing ku untuk meneruskan foreplay ini lebih lanjut. Janji (janji? Bosen pake tangan sendiri”. Aku (A) : bah, masih belum puas? Yang penting punggungku nyandar aja”. Nanti aku bantuin juga kau deh” sambil menurunkan tangan kami berdua ke arah paha nya. Aku celingak- celinguk liat keadaan, dan langsung menghambur ke depan memeluk putri seraya berkata “Makasih ya put”.




















