Sesekali bibirnya menciumi payudaraku dan menekan-nekan kontolnya ke memekku yang sudah basah.“kamu pernah selingkuh Han?” bisiknya“belum mas, ahh” jawabku sedikit mengerangKemudian dia menghentikan gerakannya dan memegang kontolnya dan segera mengarahkannya ke memekku.“bentar mas, jilat dulu dong memekku. Tiba-tiba dia berkata“ Han kamu seneng dengan pagelaran bapak?”“iya pak, bagus sekali pertunjukannya.” Jawabku“kamu temani bapak ya?” katnya lagiAku sempat heran dan kurang mengerti dengan perkataanya. XXX Bokep Akupun masuk ke kamarnya dan Ki Jaya menutup pintu.“udaranya dingin” katanya.Akupun duduk di sampingnya diatas ranjang di kamr yang biasa ditempati anakku. Kumisnya cukup tebal dan rambutnya keriting. “agggrgrrhhhhhhhhh…..” gumamnyaKami saling melepaskan siraman kenikmatan.Ladangku yang sempat tandus akhirnya disirami Ki Dalang yang perkasa ini.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Sepertinya dia menikmati pijatanku.Apalagi kata suamiku kalo tanganku sangat lembut.“ Han ke pinggang ya!” katanyaAkupun mulai turun ke bawah ke arah pinggangnya. Aku hanya terdiam dan sedikit malu.“aduh capek banget Han nih rasanya pegel banget tangan bapak.” Katanya lagi.Aku hanya mengangguk dan segera mengambil lotion milik ankku dan




















