“..Erik? “Seperti boneka..”
Aku yakin sekali dia bergumam [“..boneka yang aku idam-idamkan”]
Lalu dia melepaskan wajahku dan langsung meninggalkanku begitu saja.Sehari setelah kunjungan itu, Erik bersama temannya itu kembali mengunjungi yayasan, untuk mengadopsi diriku. Bokep Indo Terbaru Beruntung sekali kamu punya ayah angkat seperti Erik..”
Kata Sara, teman baikku sambil tertawa meledek. Dan aku pun bertanya, “Bunda, tamu istimewanya siapa sih? Tubuhku masih bergetar. Nafasnya terdengar berat penuh dengan kemarahan dan birahi. “Erriik..!! “Emm..” aku tidak berani bilang kalau aku merasa sakit. “Erriik..!! Kita akan kedatangan seseorang yang sangat istimewa”, katanya sambil tersenyum hangat. tidaak!!” aku sangat malu melakukan posisi itu.Tetapi Erik tidak peduli dan melanjutkan kembali permainannya. Tapi, dia juga bersikap disiplin. Tanpa sadar, pipiku sudah dibasahi oleh air mata. Aku pun mengikuti permainannya, sedikit takut, sedikit ingin tahu. Mukaku terasa panas. “Mulai saat ini, aku-lah yang akan merawat dan mengurus Maria.




















