Kulihat Laras menggoyang pinggangnya. Matanya meneliti lekuk-lekuk tubuhku yg masih basah habis mandi.“Sini sayang, aq pijitin. Bokep Cina Matanya terpejam. K0ntolku sudah berdiri tegang sejak tadi.Toketnya membusung dihiasi dengan puting kecil berwarna kemerah-merahan. kuelus-elus rambut pubisnya. Kukangkangkan kedua paha Laras kucari lubang memeknya yg telah basah itu. Lumayan lama aq menunggu, aq menunggu sendiri di pintu keluar stasiun, hampir 2 jam hanya duduk memandang orang berlalu lalang.Semula aq hampir putus asa dan curiga, jangan-jangan ini hanya bohongan. Dalam keadaan terangsang, kutarik tubuh Laras ke posisi nungging. Toketnya kuremas perlahan-lahan dan kuhisap puting susu yg mengeras itu hingga memerah.Laras semakin gelisah dan nafasnya sudah terengah-engah tak beraturan. Kont0lku terasa seperti diremas-remas di dalam memeknya. Rupanya Laras sudah sangat terangsang, pikirku.Tak lama aq kembali pada posisi semula. Tangankupun lantas melepas semua pakaian yg menempel di tubuhku. Kulihat laras menggelinjang seperti kesakitan.“Pelan-pelan ya yg masukinnya”, pintanya manja sambil menahan sakit.Aq pun sekarang mengerti.




















