Namun keesokan harinya, pintu kamar terbuka. Walau sebenarnya banyak juga gadis-gadis yang mau jadi pacarku.Waktu itu hari Minggu pagi. Bokep Mama Bahkan dia memberikan satu stel pakaian, dan membantuku mengenakannya.“Tunggu sebentar, Bapak mau ambilkan makanan”, katanya sambil berlalu meninggalkan kamar ini.Dan memang tidak lama kemudian dia sudah kembali lagi dengan membawa sepiring nasi dengan lauk pauknya yang mengundang selera. Seakan-akan semua yang terjadi hanya mimpi belaka. Apa lagi perutku memang lagi lapar. Aku membayangkan kalau orang tua dan saudara-saudara serta semua temanku pasti kebingungan mencariku.Karena sudah tiga hari aku tidak pulang akibat disekap gadis-gadis binal dan liar ini. Padahal aku paling malas berolah raga. Walau sebenarnya banyak juga gadis-gadis yang mau jadi pacarku.Waktu itu hari Minggu pagi. Beberapa saat tidak ada yang bicara.Namun tiba-tiba saja aku jadi tersentak kaget, karena tanpa diduga sama sekali, gadis itu menggandeng tanganku. Soalnya rumahku kan cukup jauh. Iseng-iseng aku berjalan-jalan memakai pakaian olah raga.




















