ah..”, aku mulai mendesah merasakan gairahku mulai bangkit.Penisku juga aku rasakan mulai meronta-ronta di dalam celanaku. ya.. Bokep Family ya.. na.. Ketika aku sudah berada diatas aku belum bisa langsung menuju ke atas plafon kamar Papa dan Mamaku sebab mataku harus beradaptasi dari terang ke gelap. Karena didorong rasa ingin tahu apa yang sedang ditonton oleh kedua orang tuaku, akhirnya aku nekad naik keatas plafon itu. Mam”, jawab Papaku.“Ya.. ya.. Ternyata Mamaku yang hanya bercelana dalam sedang mengecilkan suara televisi itu.Kerongkonganku langsung kering ketika kulihat tubuh Mamaku yang putih dengan payudara membusung indah serta putingnya yang mekar akibat permainan mulut Papaku. Kejadian ini berawal pada suatu malam ketika aku terbangun karena merasakan ingin buang air kecil. Karena sudah terbangun aku jadi sulit untuk memejamkan mataku kembali yang memang sudah menjadi kebiasaanku apalagi jam di dinding kamarku waktu itu telah menunjukkan pukul 01.57 dini hari. Kamarku itu memang kami tempati bertiga, aku berada seranjang dengan adikku yang nomor




















