Tapi lama-kelamaan, aku mulai dihinggapi perasaan takut. Film Porno Dan di rumah, menu makanankupun tidak sama dengan pembantu yang lainnya. Bagaimanapun aku lelaki normal. Aku masukan buku tabungan itu ke dalam tas ransel, diantara tumpukan pakaian. Tujuanku datang ke Jakarta sebenarnya untuk merubah nasib. Itupun hanya sekali saja dalam sehari.Di bawah kerindangan pepohonan, aku memperhatikan mobil-mobil yang berlalu lalang. Mengisi kegersangan dan kesunyian hatinya yang selalu ditinggal suami. Setelah aku perbaiki, mobil itu akhirnya bisa hidup kembali. Tidak lagi menempati kamar yang khusus untuk pembantu.Semua bisa terjadi ketika malam itu aku baru saja mengantar Nyonya pergi berbelanja. Kebetulan aku perlu pembantu laki-laki. Dan tidak sepeserpun uang yang diberikannya itu aku gunakan. Dia menyuruhku untuk menutup pintu, setelah aku berada di dalam kamar yang besar dan mewah itu.Aku tertegun, apa lagi saat melihat Nyonya Majikanku itu hanya mengenakan pakaian tidur yang sangat tipis sekali, sehingga setiap lekuk bentuk tubuhnya membayang begitu jelas sekali. Seharian ini aku kembali mencoba




















