Kami berdua tinggal di sebuah apartemen di sekitar Jakarta Barat. Sadar atau tidak, dia sekarang sedikit menungging, dengan posisi ini aku jadi bisa melihat memek Adel. Bokep Colmek Adel pun seolah lupa kalau aku adalah ayah tirinya, dia sudah lupa menyebut aku dengan om dan berubah menjadi sayang.“Aduh sayang…..enak banget, aku sayang banget kamu….aku jadi jatuh cinta padamu…” kata Adel hilang kendali. Aku makin tidak perduli lagi, dan sudah tidak malu-malu untuk menyentuh mengelus paha dan bokongnya, lubang anusnya kuusap dengan kedua jari telunjuk.“Aaahhh…om geli om…enak om…terus om…” erangnya manja. Tanpa takut lagi aku memasukan tanganku ke depan dan membuka kancing celana hotpantsnya, Adel diam saja, sambil terus mendesah. Tak lama kemudian Adel pun akhirnya mencapai orgasmenya untuk yang kedua kalinya,“Aaaaaahhh…sayaaang aku keluaaarrr…aaahhh…” teriaknya sambari tubuhnya mengejang. Sesekali kugigit lembut putingnya. Ternyata Adel sudah menurunkan celana dalamku, dan sambil mendesah, tangannya meremas-remas kontolku, rasanya enakkk dan nikmat sekali.




















