Selangkangan diobral gitu kaya barang jualan.Aku terdiam dengan muka memerah. Tidak pernah terlintas dalam pikiranku bahwa seseorang yang kuhormati sebagai dosen akan berkata seperti itu padaku.I-Iya Pak.Jawab yang bener.Udah pernah Pak. Bokep Jilbab/Hijab Aku sempat membaca sekilas isi perjanjian yang disodorkan padaku. Panggil saya Tuan dan panggil Gilang Tuan Muda. Bawa ke kamar.J-Jangan Pak! MmmhhhKeenakan dia Pa. B-Bagas?Gue? jawabku pelan.Aku tidak sepenuhnya berbohong. aku berkata dengan susah payah.Tanganku berusaha melepaskan cengkraman tangan Pak Darmawan, tapi tenaganya sangat kuat.Gilang! Duh, mulai dari mana yaMasalah tugas akhir?Iya, Pak. Kalau kamu ganti topik, bagaimana?Aku takut-takut menengadahkan kepala untuk menatap Pak Darmawan. Kita juga tidak menginap di hotel, tapi di rumah-rumah warga. Masuk sini.Iya, Pak.Berbanding terbalik dengan kebiasaannya di kampus, Pak Darmawan terlihat lebih santai di rumahnya.Sebentar ya, saya ambil minum dulu.Eh nggak usah Pak, saya nggak haus.Gak apa-apa, santai aja sama Bapak.Pak Darmawan kemudian pergi ke dapur, sementara aku melihat-lihat ke sekeliling ruang tamu.




















